Banjir di Jakarta menjadi isu yang terus memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam laporan terbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan situasi terkini di ibu kota yang masih dilanda banjir pada Minggu malam (18/1).

Jumlah wilayah yang terdampak di berbagai penjuru Jakarta cukup signifikan, di mana ketinggian air bervariasi. Data menunjukkan bahwa sejumlah RT dan ruas jalan terendam, dengan kondisi yang cukup mengkhawatirkan bagi warga.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan, melaporkan bahwa kondisi hujan ekstrem menjadi penyebab utama banjir ini. Selain Jakarta Barat dan Timur yang paling parah, wilayah lain juga merasakan dampaknya.

Kondisi Terkini Banjir di Jakarta

BPBD mencatat, hingga pukul 20.00 WIB, 19 RT di Jakarta Barat terendam air dengan ketinggian 10-50 cm. Sementara itu, di Jakarta Timur, setidaknya 11 RT mengalami genangan dengan ketinggian mencapai 60-80 cm.

Wilayah lain yang terimbas mencakup Jakarta Utara, di mana empat RT terendam dengan ketinggian air 25-30 cm, serta tiga RT di Jakarta Selatan yang juga terpengaruh setinggi 30 cm. Ini menunjukkan bahwa genangan air tidak hanya fokus di satu area, melainkan menyebar di beberapa titik ibu kota.

Keberadaan jalan yang terendam banjir juga menjadi perhatian khusus. Di Jakarta Utara, terdapat 12 ruas jalan yang tidak dapat dilalui akibat ketinggian air yang mencapai 50 cm. Hal ini jelas mengganggu mobilitas penduduk setempat.

Dampak Banjir terhadap Masyarakat dan Lingkungan

Dampak dari banjir yang terjadi tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada kehidupan sosial masyarakat. Banyak warga yang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka akibat ketinggian air yang membahayakan.

Di Jakarta Barat, misalnya, tercatat ada 12 kepala keluarga dari Kelurahan Tegal Alur yang harus mengungsi. Di sisi lain, jumlah warga yang mengungsi di Kelurahan Kamal juga tidak kalah signifikan.

Imbauan untuk tetap waspada pun terus disampaikan oleh BPBD. Dengan kondisi yang tak terduga, masyarakat diharapkan waspada terhadap bencana, terutama di wilayah yang sering mengalami banjir.

Langkah-langkah Penanganan oleh BPBD

BPBD DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah cepat dalam menangani masalah ini. Tim telah dikerahkan untuk memantau kondisi genangan air di berbagai tempat dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengatasi masalah ini.

Upaya penyedotan genangan air juga dilakukan melalui kerjasama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga. Dengan demikian, diharapkan genangan dapat segera teratasi dan warga bisa kembali beraktivitas normal.

Selain itu, tim BPBD juga bertanggung jawab untuk memastikan kebutuhan dasar bagi penyintas. Penyediaan air bersih dan makanan menjadi prioritas agar warga yang terdampak dapat bertahan selama masa bencana.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat terhadap Banjir

Pentingnya kesadaran masyarakat terhadap banjir sangatlah krusial dalam upaya pencegahan dan mitigasi. Dalam situasi darurat, kecepatan reaksi masyarakat sangat menentukan keselamatan banyak orang.

BPBD mengingatkan agar masyarakat mengetahui nomor darurat dan segera melaporkan jika terjadi genangan yang membahayakan. Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak dari banjir dapat diminimalisir.

Pendidikan mengenai penanganan bencana juga perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Memahami apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi akan membantu masyarakat untuk tetap tenang dan terorganisir.

Iklan