Pemerintah Kabupaten Malinau di Provinsi Kalimantan Utara memberangkatkan dua warganya untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026. Meskipun kuota haji terbatas, dua jemaah ini merupakan calon haji yang telah menunggu sejak tahun 2014 dan merasa bersukur akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci.

Keduanya, Hasmiah Amiruddin Kile dari Desa Malinau Kota dan Aries dari Kuala Lapang RT 8, menjadi perwakilan dari Malinau. Kepala Kantor Kementerian Haji setempat menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan undang-undang terbaru mengenai penyelenggaraan haji.

Dua calon haji ini terlihat antusias meski harus menunggu bertahun-tahun. Dengan adanya perubahan kebijakan dalam undang-undang, banyak jemaah yang tidak mendapatkan kuota tahun ini.

Kuota Haji di Kabupaten Malinau dan Kebijakan Baru

Berdasarkan informasi dari kepala kantor Kementerian Haji, tahun 2026-2027 tidak ada kuota haji murni bagi jemaah dari Kabupaten Malinau. Kebijakan baru ini menyatakan bahwa tidak ada lagi kuota tetap untuk setiap kabupaten atau kota seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Dia juga menjelaskan bahwa kuota yang tersedia hanya untuk prioritas bagi lansia. Ini menunjukkan betapa beratnya perjalanan menunaikan ibadah haji bagi banyak calon jemaah.

“Sebenarnya untuk kuota murni 2026-2027 kosong. Nanti di tahun 2028 Malinau akan memberangkatkan sembilan orang, tahun 2029 ada 24 orang, dan di tahun 2030 baru sedikit meningkat 65 orang,” ungkapnya.

Puas dan Bersyukur di Tengah Kesulitan

Hasmiah, salah satu calon haji, merasa bahagia karena akhirnya bisa menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama 12 tahun. Di usianya yang ke-50, kesempatan ini sangat berarti baginya.

Dia menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar semua proses perjalanan ibadah haji berjalan lancar. “Mudah-mudahan semuanya lancar dan selamat. Doakan seluruh proses perjalanan ibadah haji berjalan lancar hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujarnya.

Aries, calon haji lainnya berusia 39 tahun, juga mengungkapkan kegembiraannya. Dia merasa sangat bersyukur atas kesempatan ini setelah menunggu sejak 2014.

Komitmen dan Harapan Jemaah Haji Malinau

Kesempatan ibadah haji yang didapat oleh Hasmiah dan Aries menjadi harapan bagi banyak calon jemaah lainnya di Malinau. Mereka berdoa untuk agar bisa mengikuti jejak kedua jemaah tersebut secepatnya.

Jemaah haji diharapkan bisa membawa pengalaman spiritual yang mendalam dan bermanfaat bagi mereka dan orang lain setelah kembali ke Tanah Air. Hal ini menjadi suatu kewajiban moral bagi mereka untuk menyebarkan pengetahuan dan pengalaman baik mengenai haji.

Dari mengalami tantangan dalam menunggu hingga kesempatan berangkat, Hasmiah dan Aries menjadi inspirasi bagi calon jemaah haji lainnya agar tetap optimis dalam menjalani proses yang tak mudah ini.

Iklan