Penyanyi senior Nia Daniaty menyambut datangnya Bulan Ramadan 2026 dengan penuh sukacita. Ramadan selalu menjadi momen spesial yang digunakan untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga yang jarang berkumpul di hari-hari biasa.
Bagi Nia, bulan suci ini penuh dengan harapan dan kenangan indah. Setiap kali Ramadan tiba, ia selalu menantikan momen berbuka puasa bersama orang-orang terkasih.
Menu buka puasa tradisional selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman Ramadan. Nia mengungkapkan bahwa hidangan seperti kurma dan bubur sumsum adalah makanan pembuka favoritnya sebelum menikmati hidangan berat.
Cita Rasa dan Tradisi Menyambut Ramadan
Menu yang disajikan saat berbuka puasa tidak hanya berfungsi untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi juga mengingatkan akan pentingnya kebersamaan. Nia mengaku menikmati hidangan kolak dan salad sebagai pelengkap saat berbuka puasa.
Sejalan dengan tradisi, kebersamaan di meja makan menjadi momen paling berkesan bagi Nia. Momen ini memberikan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, seperti orang tua dan kakak-kakaknya, yang jarang mereka lakukan di luar bulan Ramadan.
Persiapan menghadapi Ramadan selalu dilakukan dengan sederhana. Bagi Nia, yang terpenting adalah menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar bisa menjalani ibadah puasa dengan khusyuk.
Momen Berbuka Puasa Bersama yang Berharga
Selama bulan puasa, Nia menyatakan bahwa kegiatan sosialnya akan tetap berlangsung. Dia mengungkapkan akan banyak menerima undangan untuk buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Acara buka puasa bersama keluarga, sahabat, dan rekan-rekan menjadi salah satu cara Nia untuk berbagi kebahagiaan. Momen ini tidak hanya sekedar bersantap, tetapi juga berbagi cerita dan pengalaman.
Nia menekankan pentingnya tetap menjaga momen kebersamaan. Menurutnya, bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk lebih sering berkumpul dengan orang-orang terdekat.
Kemungkinan Melakukan Ibadah di Tanah Suci
Kepada awak media, Nia menyatakan bahwa peluang untuk ibadah di Tanah Suci selama Ramadan masih menjadi harapan. Meskipun belum ada rencana yang pasti, ia selalu siap jika kesempatan itu datang kepadanya.
Kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci selalu menjadi impian bagi banyak umat Muslim. Bagi Nia, hal ini merupakan panggilan suci yang ingin dipenuhi dalam hidupnya.
Dalam pandangan Nia, ibadah di Tanah Suci selama Ramadan pasti akan membawa pengalaman spiritual yang mendalam. Ia berharap semoga mendapat kesempatan itu dan bisa merasakan keindahan beribadah di tempat suci.
Selama Bulan Ramadan, Nia tidak hanya mempersiapkan menu untuk berbuka puasa, tetapi juga menyiapkan diri secara mental dan spiritual. Kesehatan menjadi prioritas agar ia dapat menjalankan segala ibadah dengan baik.
Ritual buka puasa bersama keluarga menjadi kunci kebersamaan dan kasih sayang yang terjalin. Ini juga waktu yang tepat untuk saling memberikan dukungan dalam menjalani ibadah puasa.
Bulan Ramadan selalu menjadi pengingat bagi Nia untuk berbuat baik dan berbagi kepada sesama. Dalam suasana penuh kebersamaan, harapan akan terciptanya ketenangan hati menjadi sangatlah besar.



