Oki Setiana Dewi merupakan sosok yang tak henti-hentinya mengukir prestasi di dunia pendiidkan dan dakwah. Meskipun memiliki berbagai pencapaian akademis, Oki tetap berambisi untuk memperdalam ilmunya dengan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir pada jurusan Ushuluddin.
Pendiri pesantren tahfidz Maskanul Huffadz ini tidak hanya berhenti pada akademik, tetapi juga aktif berdakwah di berbagai negara. Sejak 2024, ia membawa keluarganya untuk beradaptasi dengan suasana baru di Mesir sambil menjalani rutinitas sebagai mahasiswi.
Peran Oki tidak hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai pendidik. Ia mengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan metode daring, yang menegaskan bahwa pengajaran dan dakwah adalah dua hal yang semakin mendekatkannya pada misi hidupnya.
Pendidikan dan Peran Dosen Oki Setiana Dewi Di Universitas Muhammadiyah Jakarta
Di balik kesuksesannya, Oki terus mengabdikan diri pada dunia pendidikan. Di Universitas Muhammadiyah Jakarta, ia mengajar di program pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam mulai September 2025. Pendekatan daring memberikan fleksibilitas bagi Oki untuk tetap fokus pada studi dan dakwah.
Ia meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, Oki berkomitmen untuk menyampaikan ilmu yang bermanfaat dan mendidik dengan nilai-nilai Islam yang toleran. Selain itu, interaksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Oki.
Oki percaya bahwa metode pembelajaran yang efektif mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Dengan pengalamannya mengajar, ia mampu menginspirasi mahasiswanya untuk menjadi pribadi yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Kegiatan Dakwah Oki di Berbagai Negara Selama Tinggal di Mesir
Selama berada di Mesir, Oki tak mengabaikan tanggung jawabnya dalam berdakwah. Saat masa liburan kuliah, ia aktif melakukan safari dakwah di beberapa negara. Baru-baru ini, ia menyampaikan ceramah di Indonesia Islamic Center di London, Southampton University, dan Edinburgh University di Skotlandia.
Partisipasinya dalam program di luar negeri menunjukkan dedikasinya untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat dan damai. Keterlibatannya dalam dialog lintas agama di Gedung Parlemen Inggris juga memberi peluang untuk menjalin hubungan yang lebih baik antara umat beragama.
Oki juga terlibat dalam program English for Ulama yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan British Council. Melalui program ini, ia berupaya mengedukasi masyarakat luar negeri tentang keberagaman dan keindahan ajaran Islam yang penuh toleransi.
Rangkaian Ceramah Oki Setiana Dewi di Malaysia dan Singapura
Pada Januari hingga Februari 2026, Oki melanjutkan rangkaian ceramahnya ke Malaysia dan Singapura. Di hadapan ribuan jemaah, ia berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam berdakwah. Setiap ceramah selalu diisi dengan pesan-pesan positif dan inspiratif.
Kegiatan ini juga membuat Oki diundang sebagai juri dalam program pencarian dai yang bertajuk Mualim Muda. Sebagai juri, Oki membantu menilai potensi para peserta dan memberikan bimbingan yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berdakwah.
Keberadaan Oki di luar negeri menunjukkan bahwa komunikasi dan penyampaian pesan keberagaman sangat diperlukan. Ia berharap, dalam setiap kesempatan, mampu menjembatani pemahaman antar umat beragama di mana pun dia berada.
Kendala dan Komitmen Oki Setiana Dewi dalam Dakwah Internasional
Meski aktif berdakwah, Oki tetap menghadapi tantangan dalam mengatur waktu antara studi dan tanggung jawabnya. Ia sering kali harus menolak undangan dari berbagai negara karena ingin menjaga fokus pada perkuliahannya. Hal ini menunjukkan bahwa ia sangat menghargai pendidikan.
Komitmen Oki terhadap pendidikan dan dakwah adalah cermin dari dedikasinya dalam menjalani hidup. Ia selalu berpikir bahwa ilmu dan dakwah harus berjalan beriringan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Hal ini yang membuatnya menjadi salah satu tokoh terkemuka dalam dunia pendidikan.
Setiap langkah yang diambil Oki untuk memperluas jangkauan dakwahnya adalah cerminan niat tulusnya untuk menyebarkan pesan Islam yang penuh kasih sayang dan toleransi. Dengan semangat tersebut, Oki berusaha menjadi panutan bagi generasi muda di mana pun ia berada.


