Kotak baru saja merilis single terbarunya yang berjudul “YOLO”. Lagu ini mengangkat tema keberanian untuk menjadi diri sendiri, terinspirasi dari pengalaman personal yang mendalam, terutama dari kisah Chua dan buah hatinya.

Dalam proses kreatif lagu “YOLO”, gitaris Kotak, Cella, mengambil inisiatif untuk menggarap musik terlebih dahulu. Setelah bagian musik selesai, ia menyerahkan tugas penulisan lirik kepada rekan-rekannya, khususnya kepada Chua yang memiliki koneksi emosional dengan tema lagu ini.

“Aku cocok-cocokin, cocoknya lagu ini dibawa ke energi Kotak yang sekarang. Saya eksekusi bulan puasa kemarin, merekam semua hingga selesai, lalu saya kirim materinya ke mereka yang bikin lirik. Kebetulan Chua yang bikin lirik,” jelas Cella saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menggali pesan penting di balik lagu “YOLO”

Chua menceritakan bahwa inspirasi di balik lirik lagu ini berasal dari pengalaman pribadi yang dialami oleh anaknya. Dia mengungkapkan betapa beratnya tekanan yang dihadapi anaknya akibat kekerasan verbal yang merusak rasa percaya dirinya.

“Kebetulan memang di lagu ini aku berkesempatan untuk menulis lirik karena background anakku itu. Anak aku yang sempat mengalami kekerasan verbal, dia merasa terkurung, dia merasa nggak percaya kalau dirinya itu nggak pantas buat dunia ini,” ungkap Chua dengan serius.

Pembicaraan mengenai tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini sangat relevan. Melalui lagu ini, Kotak berusaha menyampaikan pesan positif agar orang-orang tidak merasa tertekan untuk memenuhi ekspektasi yang ditetapkan oleh orang lain.

Perjuangan dan keberanian dalam menghadapi tekanan sosial

Dalam konteks lagu “YOLO”, keberanian menjadi tema utama yang diangkat. Chua berharap lagu ini bisa menjadi sumber motivasi bagi pendengarnya agar berani menghadapi setiap tantangan yang ada. Ia ingin orang lain tahu bahwa mereka tidak sendiri dalam perjuangan ini.

Lagu ini bukan sekadar komposisi musik, tetapi sebuah pernyataan artistik yang mengekspresikan perasaan dan perjuangan. Kotak ingin menciptakan jembatan emosional antara musik dan pendengar untuk merasakan kedalaman makna dari setiap lirik yang dinyanyikan.

Detail penting lainnya adalah bagaimana Cella mengembangkan musik yang mengiringi lirik-lirik ini. Dia berusaha menghadirkan nuansa yang energik, tetap mempertahankan ciri khas Kotak yang penuh semangat dan keberanian.

Pesan universal tentang diri sendiri dan keberanian

Penting untuk diingat bahwa lagu “YOLO” tidak hanya dikhususkan untuk situasi spesifik, melainkan sebagai panduan umum bagi siapa saja yang pernah merasa diragukan. Ini adalah dorongan untuk terus berjalan meski banyak rintangan yang menghalangi.

Chua juga menambahkan bahwa setiap orang berhak untuk diakui dan dicintai. Dengan meluangkan waktu untuk memahami diri sendiri, individu bisa menemukan kekuatan yang mungkin selama ini terpendam akibat pandangan orang lain.

Melalui lagu ini, Kotak hendak menegaskan pentingnya keberanian untuk mengekspresikan diri. Setiap orang memiliki cerita sendiri dan berhak untuk berbagi pengalaman serta rasa hatinya kepada dunia.

Iklan