Pemenang desain logo untuk HUT Ke-81 Republik Indonesia, Fajar Novario, menilai keberhasilannya masih menjadi bukti bahwa talenta kreatif daerah mampu bersaing dalam skala nasional. Bersama tim Auman Design Bureau dari Padang, Sumatera Barat, dia merasa bahwa pencapaian ini merupakan suatu kehormatan dan momentum bagi semua desainer di berbagai wilayah Indonesia.
Fajar mengungkapkan, kemenangan ini bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga sebagai motivasi bagi desainer-desainer lain di tanah air. Dia percaya bahwa setiap daerah memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi di bidang desain kepada masyarakat.
“Desainer yang tersebar di seluruh negeri ini memiliki kesempatan yang sama, bahkan daerah juga punya banyak peluang untuk berkontribusi,” tambah Fajar. Keberhasilan ini, menurutnya, merupakan langkah maju dalam memperluas ekosistem desain grafis di Indonesia.
Pentingnya Kreativitas di Setiap Daerah di Indonesia
Fajar menganggap memang sudah saatnya untuk mengubah cara pandang terhadap desainer dari daerah. Dia mencatat, banyak talenta luar biasa yang selama ini terabaikan, dan hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya kesempatan yang tersedia bagi mereka. “Banyak desainer berbakat yang tidak dikenal karena kurangnya platform untuk eksis,” ujarnya.
Kemudian, ia menggarisbawahi tujuan keikutsertaan dalam kompetisi desain ini. “Bukan hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk memperlihatkan bahwa kami bisa bersaing dengan yang lain,” katanya. Hal ini menggambarkan bagaimana kreativitas dapat berkembang melalui kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak.
Dalam pandangannya, asosiasi desainer perlu lebih aktif dalam mendukung anggotanya di seluruh Indonesia. Fajar percaya bahwa dengan dukungan yang tepat, desainer muda dari daerah bisa menunjukkan karya yang tak kalah hebat dari yang ada di kota besar. “Keberhasilan harus dibagi, sehingga semua orang bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Proses Seleksi yang Menarik dan Kompetitif
Fajar dan timnya terpilih sebagai pemenang logo HUT Ke-81 RI setelah melewati berbagai tahap seleksi. Proses tersebut termasuk kurasi portofolio, wawancara, dan pendampingan intensif, lengkap dengan pemungutan suara publik. “Kami merasa terhormat bisa berada di antara finalis yang lainnya,” ungkapnya.
Logo yang dihasilkan Fajar berhasil meraih 44,73 persen suara dari total 68.569 suara yang masuk dalam periode pemilihan. Ini menjadi testament atas dukungan luas dari masyarakat terhadap karyanya. “Kemenangan ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kepercayaan publik,” katanya.
Konsep logo yang diangkat, yaitu “Kolektif, Sinergi, Bertumbuh”, menjadi cerminan dari semangat kolaborasi dan pertumbuhan yang diharapkan dapat menginspirasi banyak orang. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan bekerja sama, banyak hal yang bisa dicapai,” tambahnya.
Mendorong Desainer untuk Berani Mengikuti Kompetisi
Sebagai desainer muda, Fajar merasa penting untuk memberi inspirasi kepada para desainer lainnya agar lebih percaya diri dalam mengikuti berbagai kompetisi. Dia berharap keberhasilan timnya bisa menjadi titik tolak untuk mengubah cara pandang terhadap kemampuan desainer daerah. “Saya ingin mereka tidak merasa minder atau skeptis,” ujar Fajar.
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya validitas dan reputasi dalam mengerjakan suatu proyek. “Selama apa yang kita lakukan itu baik, kita harus bangga dengan apa yang kita kontribusikan,” jelasnya. Keberanian dan keyakinan akan membawa dampak positif dalam dunia desain, baik lokal maupun nasional.
Fajar juga berharap pemerintah daerah dapat proaktif dalam menjangkau dan memberdayakan para pelaku industri kreatif. “Banyak talenta yang mungkin telah terabaikan dan belum mendapatkan ruang untuk mengembangkan bakatnya,” ungkapnya. Ini menjadi tantangan bagi pihak terkait untuk memberikan layanan yang benar-benar bermanfaat bagi desainer lokal.



