Fairuz A Rafiq merupakan sosok yang sangat mengedepankan pendidikan agama dalam kehidupan anak-anaknya. Ia secara aktif terlibat dalam proses belajar, terutama dalam hafalan Al-Qur’an yang menjadi target utama bagi putra dan putrinya.

Dalam berbagai kesempatan, Fairuz menunjukkan rasa syukurnya atas semangat yang ditunjukkan anak-anaknya. Komitmen mereka untuk menghafal ayat-ayat suci menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang ibu.

Melalui media sosial, Fairuz A Rafiq kerap membagikan update mengenai perkembangan hafalan anak-anaknya. Salah satunya adalah King Faaz, anak sulungnya, yang memiliki target ambisius dalam menguasai juz-juz tertentu dari Al-Qur’an.

Peran serta orang tua dalam pendidikan agama anak-anaknya

Orang tua memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan landasan spiritual anak-anak. Keberhasilan mereka dalam pendidikan agama bukan hanya tergantung pada lembaga pendidikan, tetapi juga dukungan dari keluarga.

Fairuz A Rafiq memastikan bahwa metode belajar yang diterapkan menyenangkan dan tidak membebani anak. Dengan cara ini, Fairuz berharap anak-anaknya akan mencintai proses tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.

Monitoring langsung terhadap hafalan anak menjadi salah satu strategi yang diterapkan Fairuz. Dengan cara tersebut, ia dapat mengetahui kemajuan yang dicapai dan memberikan motivasi jika diperlukan.

Menargetkan pencapaian dalam menghafal Al-Qur’an

Target yang ditetapkan untuk anak-anak sangat beragam. King Faaz, misalnya, menargetkan untuk wisuda juz 26 sebelum kenaikan kelas, sebuah pencapaian yang membutuhkan disiplin dan dedikasi tinggi.

Pendidikan agama yang diajarkan kepada anak-anaknya tidak hanya bertujuan untuk hafalan semata, tetapi juga untuk membentuk karakter yang baik. Dengan memiliki target, anak-anak diharapkan dapat belajar manajemen waktu dan tanggung jawab.

Fairuz menyebutkan bahwa selain King Faaz, putrinya Queen Eijaz Slofa juga menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Ia telah berhasil menghafal Juz Amma, yang menunjukkan kemampuan dan konsistensi dalam belajar.

Harapan dan do’a untuk masa depan anak-anaknya

Setiap orang tua pasti memiliki harapan untuk masa depan anak-anak. Fairuz A Rafiq berharap anak-anaknya akan tetap berkomitmen dalam menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Di balik setiap target yang dicapai, terdapat doa dan dukungan yang mendalam. Fairuz percaya bahwa ketekunan dalam belajar akan membawa berkah bagi keluarga dan orang-orang di sekitar mereka.

Dengan pembelajaran yang konsisten dan lingkungan yang mendukung, Fairuz yakin bahwa anak-anaknya akan tumbuh menjadi individu yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki spiritual yang kuat. Semua ini adalah bagian dari harapan besar seorang ibu untuk kebaikan anak-anaknya di masa depan.

Iklan