loading…

Aleta Novianda. Foto: Dok Pribadi

JAKARTA – Konten review skincare saat ini semakin marak, namun tidak semua mampu menarik perhatian penonton. Banyak video hanya mendapatkan ratusan tampilan saja. Menurut kreator konten, Aleta Novianda, membuat konten yang efektif membutuhkan lebih dari sekadar menghadirkan produk dalam video. Ada strategi yang jelas, konsistensi, dan teknik penyampaian yang harus dikuasai agar konten dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Aleta Novianda, dengan nama asli Novitasari, lahir di Bogor pada 22 Maret 2005. Ia dikenal sebagai kreator yang fokus pada review skincare dan kehidupan sehari-hari melalui akun TikTok @aletaanovianda dan Instagram @aletaanovianda, yang masing-masing memiliki 2,4 juta dan lebih dari 339 ribu pengikut. Bersama suaminya, AldiTV, mereka juga aktif di kanal YouTube Aldi Dan Aleta.

Perjalanan Aleta untuk mencapai popularitas seperti sekarang ini tidaklah mudah. Sejak masih di sekolah menengah kejuruan pada 2022, Aleta mulai membuat video menggunakan ponsel Android yang sederhana. Awalnya, ia menerima banyak cibiran, bahkan disebut “alay” oleh teman-temannya karena dianggap terlalu percaya diri dalam berkarya.

Namun, semua komentar negatif tersebut tidak membuatnya mundur. Sebaliknya, Aleta belajar banyak dari pengalaman dan menemukan cara untuk menciptakan konten yang menarik perhatian serta membangun reputasi baik di kalangan merek skincare.

“Banyak orang beranggapan bahwa mereview skincare itu mudah, hanya dengan menunjukkan produk dan berbicara di depan kamera. Padahal, proses belajarnya panjang dan penting agar penonton tetap tertarik sampai akhir video,” ujar Aleta.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Aleta membagikan lima tips penting yang sebaiknya dipahami oleh para kreator pemula dalam membuat konten review skincare.

1. Gunakan Produk yang Benar-Benar Sudah Dicoba

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh kreator pemula adalah terlalu cepat memberikan penilaian tanpa mencoba produk tersebut terlebih dahulu. Aleta menekankan pentingnya untuk menguji setiap produk dalam jangka waktu tertentu, sehingga pengalaman yang dibagikan menjadi lebih nyata dan kredibel.

“Penonton kini semakin cerdas dan mampu menganalisis apakah kita benar-benar menggunakan produk atau hanya membaca dari kemasan. Kejujuran adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan; pengalaman pribadi akan menjadikan penyampaian lebih alami dan meningkatkan kredibilitas,” lanjutnya.

2. Bangun Hubungan dengan Audiens Melalui Interaksi

Interaksi merupakan salah satu faktor penting dalam membangun hubungan dengan audiens. Aleta merekomendasikan agar kreator aktif merespon komentar dan pertanyaan dari penonton untuk menciptakan rasa kedekatan.

Dengan menjalin komunikasi yang baik, penonton akan merasa lebih dihargai, dan hal ini bisa meningkatkan peluang mereka untuk terus mengikuti konten yang dihasilkan.

3. Tampilkan Kepribadian yang Autentik dalam Konten

Salah satu daya tarik utama dari konten adalah kepribadian kreator yang ditampilkan. Aleta percaya bahwa audiens lebih tertarik pada konten yang dibuat oleh individu yang autentik dan memancarkan keceriaan.

Ketika kreator menunjukkan sisi diri mereka yang sebenarnya, penonton akan lebih mudah terhubung dan merasa lebih percaya terhadap apa yang mereka sampaikan.

4. Gunakan Visual yang Menarik dan Berkualitas

Aset visual dalam video sangat berpengaruh pada daya tarik konten. Aleta menyarankan untuk menggunakan pencahayaan dan latar belakang yang baik agar produk terlihat lebih menarik.

Pemilihan angle yang tepat juga dapat menambah nilai visual dari konten yang dibuat, menjadikannya lebih estetik dan enak untuk ditonton.

5. Konsisten dalam Mengunggah Konten

Konsistensi adalah salah satu faktor kunci untuk membangun kepercayaan di antara audiens. Aleta menekankan pentingnya untuk memiliki jadwal unggah yang tetap agar penonton tahu kapan mereka bisa mengharapkan konten baru.

Dengan konsistensi, kreator dapat mempertahankan pemirsa yang sudah ada dan menarik audiens baru untuk bergabung dengan komunitas mereka.

Iklan