Insiden kecelakaan terjadi pada Jumat (2/1) di Jalan Tanah Sereal IV, Tambora, Jakarta Barat. Dua orang kehilangan nyawa dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tragis yang melibatkan tabrak lari ini.

Kepala Unit Penegakan Hukum dari Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, mengungkapkan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.20 WIB. Menurutnya, insiden ini sangat mencengangkan dan menjadi perhatian publik.

“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Tanah Sereal IV, dekat Indomaret, wilayah Tambora, Jakarta,” jelas Joko dalam keterangan yang dikonfirmasi pada hari yang sama.

Kronologi Kecelakaan Mengerikan di Jakarta

Kecelakaan bermula ketika sebuah mobil minibus, yang identitas dan nomor polisinya belum terdeteksi, melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di dekat mini market, pengemudi minibus tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang remaja bernama Rai (17).

Menurut keterangan dari Joko, saat kejadian, Rai dibonceng oleh dua rekannya, Valentino (19) dan Alfinza (16). Tabrakan ini sangat cepat berlangsung dan mengakibatkan dampak yang fatal bagi para korban.

Setelah menabrak sepeda motor, pengemudi mobil bukannya berhenti, justru meningkatkan kecepatan untuk melarikan diri. Mobil itu menabrak kendaraan lain dan turut mencederai pejalan kaki.

Rincian Korban dan Akibat Kecelakaan

Dua remaja dilaporkan tewas akibat insiden ini; Valentino yang dibonceng di sepeda motor pertama dan Satrio, pengendara motor Honda PCX yang ditabrak berikutnya. Valentino sempat dievakuasi ke rumah sakit tetapi tidak dapat diselamatkan, sementara Satrio meninggal di tempat kejadian.

Dari laporan yang diterima, Valentino mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Tarakan. Di sisi lain, Satrio membawa luka di kepala dan bagian tubuh lainnya, yang berujung pada kematiannya di lokasi kecelakaan.

Tiga korban lainnya yang turut serta dalam insiden tersebut masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Mereka menderita luka memar yang cukup serius pada bagian kepala, kaki, dan tangan.

Investigasi oleh Pihak Berwenang Sedang Berlangsung

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari pengemudi mobil minibus yang melarikan diri usai menabrak. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya tindakan hukum untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu unit sepeda motor Suzuki Smash dan satu unit motor Honda PCX yang ringsek akibat tabrakan. Penanganan yang cepat oleh petugas di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses penyelidikan.

“Kami sedang menyelidiki penyebab kecelakaan ini dan identitas kendaraan yang terlibat,” kata Joko menambahkan. Ini menjadi momen penting untuk membuat masyarakat lebih sadar akan keselamatan di jalan.

Iklan