Ajudan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kolonel Inf Devy Kristiono, baru-baru ini mendapatkan promosi jabatan dalam mutasi TNI terbaru. Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang menunjukkan langkah penting dalam karir militer Devy.
Panglima TNI mengeluarkan Keputusan Nomor Kep/159/II/2026 pada 3 Februari 2026. Langkah ini mencerminkan kepercayaan yang diberikan kepada Devy untuk menduduki posisi strategis sebagai Perwira Staf Ahli Tk II KSAD Bidang Kumham dan Kamnas.
Bersamaan dengan promosi Devy, terdapat beberapa pergeseran posisi dalam jajaran TNI yang melibatkan sejumlah perwira tinggi lainnya. Proses ini mencerminkan dinamika yang selalu terjadi dalam struktur organisasi militer untuk menjaga efektivitas dan efisiensi operasional.
Rincian Mutasi dalam Struktur TNI
Dari hasil mutasi tersebut, Devy akan naik pangkat menjadi bintang satu atau brigadir jenderal. Ini adalah sebuah pencapaian yang signifikan dan membuktikan prestasi yang diraihnya selama ini. Menjadi staf ahli menunjukkan tanggung jawab yang lebih besar dalam menangani urusan hukum dan keamanan nasional.
Selain menunjuk Devy, Panglima TNI juga merotasi sejumlah perwira tinggi lainnya. Mayjen Benyamin, yang sebelumnya menjabat Orjen TNI Babinkum TNI, kini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer di Kejaksaan Agung.
Posisi Benyamin merupakan salah satu jabatan strategis yang memerlukan kemampuan pemahaman hukum yang mendalam. Keputusannya untuk memindahkannya ke posisi tersebut menunjukkan bahwa TNI ingin memanfaatkan expertise yang dimiliki para perwira tinggi mereka.
Mayjen Mokhamad Ali Ridho adalah lainnya yang terlibat dalam pergeseran ini, dengan jabatan barunya sebagai Staf Khusus KSAD. Perubahan ini merupakan langkah untuk menyegarkan tim kepemimpinan dan mengoptimalkan potensi yang ada dalam organisasi.
Transformasi dalam Jajaran Pimpinan TNI
Brigjen Tugino juga mendapatkan jabatan baru setelah sebelumnya menjabat sebagai Kaotmilti II Jakarta Babinkum TNI, kini dipercaya menjadi Orjen TNI Babinkum TNI. Langkah ini diambil agar terjadi peningkatan kualitas dan kinerja dalam setiap divisi TNI.
Mutasi juga menyasar Mayjen TNI Hariyanto yang kini menjadi Staf Khusus Panglima TNI. Pergantian ini memberi ruang bagi pemimpin baru yang diharapkan dapat membawa perspektif segar bagi struktur organisasi militer Indonesia.
Brigjen TNI Thevi Angandowa Zebua kini menjabat sebagai Pa Sahli Tk III Bidang Wassus dan Lingkungan Hidup Panglima TNI. Jabatan ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang isu lingkungan hidup semakin diperhatikan dalam kebijakan strategis TNI.
Jangan lupa juga Brigjen TNI Haryantana yang kini menjabat Kasdam XVII/Cenderawasih. Pergeserannya juga merupakan bagian dari upaya TNI untuk menjaga kinerja setiap komandan di lapangan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
Perubahan Struktur di Kodam dan Korem TNI
Di tingkat Komando Daerah Militer, terjadi pula rotasi penting. Kolonel Inf Sumarlin Marzuki kini mengisi posisi Danrem 043/Gatam. Penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan di wilayah tersebut, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Brigjen TNI Danny Alkadrie juga mendapatkan amanah baru sebagai Kapoksahli Pangdam XII/Tpr. Ini merupakan peran kunci dalam menyiapkan strategi dan taktik yang efektif di medan tugas.
Pergeseran dalam jajaran perwira tinggi militer mencerminkan keinginan TNI untuk terus beradaptasi dengan perubahan kondisi baik internal maupun eksternal. Setiap perwira diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki.
Melalui mutasi ini, TNI ingin menegaskan bahwa perubahan adalah bagian dari dinamika organisasi. Dengan penempatan yang tepat, diharapkan akan lebih efektif dalam menjalankan fungsi dan tugas pokok mereka.



