Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, telah menyampaikan permintaan maaf terkait insiden tragis yang menimpa dua anggota Bhabinkamtibmas. Mereka meninggal dunia setelah terhimpit oleh truk TNI saat berupaya menjangkau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Jenderal Agus menegaskan bahwa peristiwa ini sedang dalam penyelidikan oleh pihak TNI. “Kami mohon maaf atas insiden ini, yang mungkin terjadi secara tidak sengaja,” ujarnya di kompleks parlemen, Jakarta.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga turut menyampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut, mengapresiasi pengabdian kedua anggota Bhabinkamtibmas yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Ia menekankan pentingnya mengenang jasa-jasa yang telah diberikan oleh almarhum semasa hidup.
Detail Insiden Tragis di Kabupaten Bandung Barat
Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu sore, tepatnya di Jalan Cimeta, Kampung Cimeta, Desa Tugumukti. Saat itu, dua anggota polisi, Ipda Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, sedang dalam perjalanan menuju lokasi bencana longsor.
Berdasarkan data kepolisian, keduanya mengendarai sepeda motor secara berboncengan dan berada dalam iring-iringan kendaraan yang termasuk truk TNI. Saat melintas di lokasi kejadian, truk TNI yang berada di depan mendadak berhenti.
Pada momen yang sama, truk lain yang berada di belakang diduga mengalami rem blong. Hal ini menyebabkan sepeda motor yang ditumpangi kedua anggota Bhabinkamtibmas terhimpit di antara truk TNI tersebut, dan mengakibatkan keduanya meninggal di tempat kejadian.
Respons dan Tindakan Setelah Insiden
Pasca kejadian, instansi terkait langsung melakukan investigasi untuk mengungkap kronologi lengkap dari peristiwa ini. Penyelidikan berfokus pada aspek teknis, termasuk kondisi kendaraan yang terlibat.
Jenderal Agus menyatakan pihaknya berkomitmen untuk memberikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada publik. “Kami akan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tambahnya.
Kapolri juga menekankan pentingnya penegakan hukum dalam kasus ini, untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban. Komitmen ini mencerminkan keseriusan kedua institusi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kedalaman Rasa Duka dari Institusi Terkait
Dalam kesempatan berbeda, Kapolri menyampaikan rasa duka mendalam dari institusi Polri atas kehilangan dua anggota yang berdedikasi. Penghormatan diberikan kepada almarhum yang dianggap sebagai teladan dalam menjalankan tugas ke-Polisian.
Bela sungkawa juga disampaikan oleh rekan-rekan kerja dan masyarakat setempat, yang merasa kehilangan akan sosok yang bersedia melindungi dan melayani. “Kami akan melanjutkan tugas dan pengabdian yang telah mereka jalankan,” tambah Kapolri.
Keluarga korban juga mendapat perhatian dari kedua institusi tersebut, dengan dukungan dan bantuan yang dijanjikan untuk meringankan beban mereka. Pendampingan psikologis juga akan diberikan untuk membantu keluarga melewati masa-masa sulit ini.



