Kota Makassar mencatat prestasi yang membanggakan dengan meraih penghargaan WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026. Penghargaan ini diberikan dalam sebuah acara yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, dan merupakan pengakuan global terhadap upaya revitalisasi permukiman yang tidak teratur di kota tersebut.

Penerimaan penghargaan ini diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York. Proses penyerahan dilakukan melalui pertemuan eksklusif yang diadakan oleh Pemerintah Kota Makassar bersama beberapa universitas terkemuka, yang menandai pentingnya kolaborasi dalam upaya meningkatkan lingkungan permukiman.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan utama, tetapi merupakan hasil dari kerja keras dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dalam waktu hampir satu dekade, Program Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE) telah membantu meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat.

Revitalisasi Permukiman Melalui Kerja Sama

Program RISE telah menjadi model dalam pengembangan sanitasi berbasis komunitas, di mana keberhasilan tidak hanya diukur dari infrastruktur tetapi juga dari keterlibatan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas lokal menjadi kunci dalam inisiatif ini.

Dari perspektif Wali Kota, penghargaan ini adalah pengakuan atas usaha kolaboratif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota dan berbagai mitra. Munafri menyatakan bahwa kontribusi dari Pemerintah Australia juga sangat berperan dalam mencapai hasil yang diinginkan.

Dengan pengakuan ini, Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program yang telah terbukti efektif. Masyarakat diharapkan dapat menikmati manfaat langsung dari keberlangsungan program RISE di wilayah-wilayah yang masih memerlukan peningkatan kualitas lingkungan.

Langkah Selanjutnya untuk Perbaikan Lingkungan

Wali Kota Munafri meminta seluruh perangkat daerah untuk bersiap dalam tahap pengembangan selanjutnya dari program ini. Ia menggarisbawahi pentingnya meningkatkan sistem sanitasi dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.

Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap perbaikan lingkungan bukan hanya suatu keharusan, tetapi juga tanggung jawab bersama. Dengan dukungan anggaran yang memadai, Pemkot berencana untuk memperluas implementasi Program RISE di area yang membutuhkan perbaikan lebih lanjut.

Direktur RISE, Profesor Diego Ramírez-Lovering, menjelaskan bahwa keberhasilan Makassar menunjukkan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak adalah hasil optimal. Komitmen dari pemerintah dan inovasi teknis di lapangan bisa membawa perubahaan signifikan dalam kualitas hidup masyarakat.

Pentingnya Memperluas Program RISE ke Kawasan lain

Di era modern ini, tantangan terkait sanitasi, kesehatan, dan perubahan iklim semakin kompleks. Makassar, melalui program RISE, menjadi contoh bagi kota-kota di seluruh dunia bahwa pendekatan kemitraan masyarakat menghasilkan dampak positif.

Diego juga menekankan pentingnya memperluas implementasi program ini lebih jauh lagi. Menghadapi tantangan yang ada, perluasan dampak dari program RISE akan menguntungkan lebih banyak komunitas di kota ini.

Dengan demikian, setiap langkah yang diambil diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan lingkungan yang lebih bersih. Keseriusan Pemkot dalam melanjutkan program ini menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga Makassar.

Iklan