Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, baru-baru ini mengeluarkan instruksi untuk meningkatkan akses layanan perbankan di lingkungan rumah susun milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini diambil karena banyak penghuni rumah susun yang masih kesulitan dalam mengakses layanan perbankan, dan diyakini bisa membantu mempermudah kehidupan mereka sehari-hari.

Peresmian ini dilakukan bersamaan dengan pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Jakarta yang terletak di Kebayoran Park, Jakarta Selatan, pada Senin lalu. Rano menegaskan bahwa kehadiran Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di rumah susun sangat penting sebagai bentuk layanan kepada masyarakat.

“Saya perintahkan kepada Direktur Utama Bank Jakarta, semua rumah susun kita harus ada ATM. Pelayanan kepada masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar menghitung nilai investasi,” katanya dalam keterangan resmi. Upaya ini diharapkan bisa menjadikan Jakarta lebih inklusif sebagai kota global.

Strategi Meningkatkan Akses Layanan Perbankan di Jakarta

Rano menyebutkan, penyediaan fasilitas perbankan di lingkungan hunian penduduk sejalan dengan langkah Pemprov DKI Jakarta untuk menciptakan kota yang lebih inklusif. Dengan adanya ATM di rumah susun, diharapkan kebutuhan penduduk dapat dipenuhi dengan lebih baik.

Di samping itu, Rano berharap agar Bank Jakarta tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga berperan sebagai bank pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan keuangan.

Dalam kesempatan ini, ia juga memberi apresiasi kepada Bank Jakarta yang telah melakukan perluasan jaringan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah. Transformasi yang dilakukan harus memberikan manfaat nyata dalam bentuk layanan yang lebih cepat dan mudah diakses.

Innovasi dan Transformasi Layanan Perbankan

KCP Kebayoran Park yang baru saja diresmikan menjadi contoh kantor cabang generasi baru dari Bank Jakarta. Konsep future branch diimplementasikan dengan menciptakan ruang pelayanan yang lebih nyaman dan terbuka, serta proses bisnis yang lebih sederhana dan terdigitalisasi.

Rano menekankan pentingnya inovasi dalam dunia perbankan, terutama untuk menjawab tantangan yang ada di Jakarta sebagai kota global. Ia berharap Bank Jakarta terus berinovasi agar tetap relevan dan terpercaya di mata masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, mengungkapkan bahwa KCP Kebayoran Park tidak hanya memperlihatkan wajah baru, tetapi juga mengubah cara bank ini melayani nasabah. Ia percaya bahwa pelayanan yang baik akan terasa jika masyarakat merasakan kemudahan dalam bertransaksi.

Memperkuat Ekonomi Daerah Melalui Layanan Keuangan

Tokoh-tokoh penting lainnya juga menunjukkan perhatian mereka terhadap pembangunan daerah melalui sektor perbankan. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen, memberikan kontribusi sebesar 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pembangunan ekonomi harus didukung oleh akses yang lebih baik terhadap layanan keuangan. Di sinilah peran Bank Jakarta menjadi sangat vital, di mana mereka harus mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta percepatan digitalisasi.

Pihak bank optimis untuk terus meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan perekonomian Jakarta dapat tumbuh dengan lebih baik dan berkelanjutan.

Perubahan yang Diharapkan dalam Pelayanan Perbankan

Agus menjelaskan lebih lanjut bahwa konsep future branch akan dioperasikan melalui tiga area transformasi utama. Ini mencakup perubahan ruang pelayanan, penyederhanaan proses bisnis, serta penguatan budaya pelayanan yang lebih manusiawi.

Rano menekankan bahwa Jakarta sebagai kota global membutuhkan bank yang berstandar internasional dalam hal pelayanan. Oleh karena itu, transformasi Bank Jakarta menjadi keharusan agar mampu bersaing dengan lembaga keuangan lainnya.

Pengembangan konsep New Look Branch menjadi salah satu bagian penting dari transformasi ini, mencerminkan identitas baru Bank Jakarta yang adaptif dan inovatif. Hal ini diharapkan bisa menghadirkan layanan yang lebih modern dan mencerminkan semangat dinamis industri perbankan saat ini.

Iklan