XLSmart mengumumkan bahwa mereka tidak akan membagikan dividen kepada para investornya tahun ini karena mengalami kerugian akibat proses merger dengan Smartfren. Direktur & Chief Financial Officer XLSmart, Antony Susilo, menyampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan bahwa kerugian tersebut terpicu oleh berbagai faktor, termasuk biaya integrasi yang signifikan.
Dalam dengan pernyataan resmi, Antony menyampaikan, “Pada 2025, XLSmart mencatatkan kerugian, oleh karena itu pada 2026 kami tidak bisa memberikan dividen. Kami mohon maaf kepada semua stakeholders yang terlibat.” Hal ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi oleh perusahaan pasca-merger.
Penyebab Kerugian XLSmart Pasca Merger
Salah satu penyebab utama kerugian XLSmart adalah tingginya biaya yang timbul dari integrasi dua perusahaan besar. Antony menjelaskan bahwa percepatan depresiasi terhadap perangkat jaringan yang tidak dapat digunakan lagi setelah merger juga berkontribusi terhadap kerugian ini.
Ia menekankan bahwa perangkat-perangkat jaringan yang seharusnya disusutkan setiap tahun harus diakumulasikan dalam laporan keuangan di tahun 2025. Hal ini berujung pada angka kerugian yang terlihat sangat besar pada laporan tahunan.
Antony juga menjelaskan bahwa total nilai aset yang terpengaruh mencapai hampir Rp5 triliun. Walaupun terlihat merugi, kinerja operasional XLSmart sebenarnya menunjukkan tanda-tanda yang sehat dan berpotensi untuk pulih.
Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa spektrum 900 MHz yang dimiliki oleh XL juga harus dikembalikan kepada pemerintah setelah proses merger, menambah kompleksitas masalah yang dihadapi oleh XLSmart. Penyelesaian administrasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kelancaran operasional di masa depan.
Walaupun dihadapkan dengan berbagai tantangan, Antony percaya bahwa kerugian yang dialami adalah beban yang bersifat temporer dan dapat dikelola dengan baik oleh tim manajemen.
Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan XLSmart di Tahun Depan
Berdasarkan laporan pembukuan XLSmart tahun 2025, perusahaan mencatat pendapatan mencapai Rp42,49 triliun yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah indikasi awal bahwa upaya sinergi pasca merger mulai membuahkan hasil yang positif.
Di sisi EBITDA, XLSmart mengalami pertumbuhan normalisasi sebesar 13 persen, mencapai Rp20,14 triliun. Laba bersih yang dinormalisasi pun mencatatkan pertumbuhan 63 persen menjadi Rp3 triliun, menunjukkan adanya potensi keuangan yang menjanjikan.
Pertumbuhan yang tercatat ini sangat didorong oleh efisiensi operasional yang lebih baik serta optimalisasi jaringan setelah merger. Ini merupakan langkah besar dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan daya saing di pasar.
Antony juga menyebutkan bahwa pencapaian sinergi selama periode Q2 hingga Q4 tahun 2025 mencapai angka yang melampaui ekspektasi awal, yaitu sebesar US$252 juta. Hal ini semakin mempertegas prospek positif dari integrasi yang dilakukan.
Dengan adanya data-data keuangan yang mengesankan tersebut, XLSmart optimis untuk terus memberikan performa yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.
Fokus dan Strategi Perusahaan di Tahun Berikutnya
Melihat ke depan, XLSmart mempunyai beberapa rencana strategis untuk terus memperkuat posisinya di pasar telekomunikasi Indonesia. Salah satu fokus utama mereka adalah memperluas jaringan 5G yang kini sudah menjangkau 43 kota dan kabupaten.
Pengembangan jaringan 5G menjadi prioritas karena kebutuhan masyarakat akan konektivitas yang lebih cepat dan stabil semakin meningkat. Dengan meluncurkan layanan ini, XLSmart berupaya menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan.
Antony menambahkan bahwa integrasi jaringan yang telah dilakukan menunjukkan progres yang signifikan. Sampai akhir tahun 2025, sekitar 70 persen jaringan sudah terintegrasi, yang diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam menambah pengalaman layanan digital kepada pelanggan.
Kedepannya, XLSmart juga berencana untuk berinvestasi lebih lanjut dalam inovasi teknologi dan pengembangan produk. Hal ini dilakukan agar dapat memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang dan beradaptasi dengan tren teknologi terkini.
Dengan semua langkah yang diambil dan visi yang jelas, XLSmart berharap dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan mencapai keberhasilan yang lebih besar di masa mendatang.



