Pada Kamis pagi, kebakaran terjadi di Apartemen Mediterania yang terletak di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Insiden ini menarik perhatian banyak pihak, terlebih karena lokasi yang padat penduduk dan tingginya risiko kebakaran.

Kebakaran dilaporkan bermula sekitar pukul 07.31 WIB dan memicu respon cepat dari pihak pemadam kebakaran setempat. Dalam waktu lima menit setelah laporan diterima, petugas sudah berada di lokasi untuk mengatasi api yang berkobar.

Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dengan 135 personel dikerahkan secara bertahap. Setelah upaya keras, api dilaporkan berhasil dipadamkan pada pukul 12.00 WIB.

Penyebab Kebakaran yang Masih Dalam Penyidikan

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, menyatakan bahwa api diduga berasal dari panel listrik yang ada di area basement apartemen. Hal ini menyebabkan kepulan asap yang cukup banyak hingga menaik ke lantai atas.

Pihak kepolisian mendapati informasi awal dari petugas keamanan setempat mengenai sumber api tersebut. Meski api berhasil dipadamkan, asap yang menyebar tetap menjadi perhatian karena merembet ke ruang-ruang lain di lantai atas.

Twedi menegaskan bahwa meskipun asap menyebar, tidak ada unit hunian yang terbakar secara langsung. Dia juga menanggapi informasi yang beredar di media sosial yang mengklaim adanya kebakaran di unit hunian, yang ternyata adalah hoaks.

Proses Evakuasi yang Mendesak

Keberadaan asap yang menyebar membuat proses evakuasi menjadi sangat penting. Proses ini diutamakan untuk melindungi penghuni yang terperangkap di dalam apartemen yang memiliki 35 lantai ini.

Ketika evakuasi berlangsung, sebanyak 20 penghuni dilaporkan mengalami masalah pernapasan dan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Meskipun terdapat laporan tentang kondisi kesehatan mereka, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan sebagai akibat dari kebakaran ini.

Rumah sakit yang digunakan untuk penanganan para penghuni antara lain RS Royal Taruma dan RS Siloam Kebon Jeruk. Tindakan cepat dari pihak kesehatan telah membantu banyak penghuni dalam menghadapi situasi genting ini.

Aksi Kreatif Penghuni dalam Situasi Darurat

Salah satu momen menarik yang terjadi selama kebakaran adalah aksi seorang penghuni yang terjebak di dalam unitnya. Ia melemparkan sepotong pakaian dengan tulisan yang menarik perhatian petugas.

Pada pakaian berwarna kuning tersebut tertulis, “C 33 GK IWAN & BAYI BUJAN.” Penghuni ini ternyata terjebak di lantai 23 dan mengindikasikan bahwa ada bayi di dalam unitnya. Ini menjadi sinyal penting bagi petugas untuk segera melakukan evakuasi.

Petugas dari posko informasi Damkar Jakarta Barat menjelaskan bahwa dengan informasi tulisan tersebut, mereka dapat dengan cepat menentukan langkah penyelamatan yang tepat. Akhirnya, semua penghuni yang terjebak dapat diselamatkan dengan selamat.

Iklan