Polisi masih melakukan penyelidikan kasus kematian selebgram Lula Lahfah, yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab meninggalnya Lula karena keluarga menolak proses autopsi yang diperlukan untuk mengungkap kondisi sebenarnya.
Kombes Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa tanpa autopsi, tidak ada cara untuk mengetahui faktor penyebab kematian. Dia juga menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula, sehingga pihak keluarga tidak merasa perlu ada penyelidikan lebih lanjut.
Keputusan untuk tidak melakukan autopsi membuat penyelidikan dihentikan seiring dengan tidak adanya indikasi tindak kriminal. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik mengenai kondisi yang dialami Lula sebelum kepergiannya.
Penyebab Kematian yang Masih Terpendam dan Konsekuensi Hukum
Penyelidikan awal oleh pihak kepolisian menunjukkan bahwa Lula biasanya dalam kondisi sakit sebelum ditemukan. Jenazahnya ditemukan setelah asisten rumah tangga dan petugas keamanan tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar.
Pihak kepolisian hadir di lokasi kejadian dan menemukan Lula dalam posisi terlentang di atas kasur. Selain itu, obat-obatan yang biasa dikonsumsi serta surat rawat jalan dari rumah sakit juga ditemukan di apartemen tersebut.
Pengacara keluarga Lula menyatakan bahwa kondisi kesehatan mantan selebgram itu menjadi salah satu alasan mengapa mereka menolak autopsi. Keluarga berpendapat, mengingat tidak ada tanda penganiayaan, maka mereka merasa tidak perlu melanjutkan penyelidikan lebih jauh.
Reaksi Publik Terhadap Kasus Kematian Lula Lahfah
Banyak orang yang merasa penasaran dengan kasus ini setelah berita kematian Lula menjadi perbincangan di media sosial. Beberapa penggemar dan netizen mengekspresikan rasa sedih dan kehilangan atas kepergiannya yang mendadak.
Tagar terkait kematian Lula banyak digunakan dalam berbagai platform sosial. Hal ini menunjukkan seberapa besar pengaruh dan kepopuleran yang dimilikinya sebelum pergi secara tiba-tiba.
Namun, sikap keluarga yang menolak autopsi membuat sejumlah orang merasa ada sesuatu yang belum terungkap sepenuhnya. Itulah sebabnya spekulasi dan pertanyaan terus muncul di kalangan masyarakat.
Pemakaman dan Kenangan Terakhir
Lula dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. Prosesi pemakaman ini dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal sebagai figur publik yang ceria.
Pemakaman berlangsung dalam suasana haru, dengan banyak yang mengenang momen indah bersama Lula. Beberapa teman dekat juga membagikan kenangan manis yang menggambarkan sifat baiknya selama hidup.
Seiring dengan dipendamnya kasus ini, banyak yang berharap agar keluarga Lula dapat mendapatkan ketenangan dan dukungan di masa sulit seperti ini. Kehilangan seseorang yang dicintai adalah hal yang sangat berat, apalagi dalam situasi yang mendadak dan tidak terduga.



